Gubernur Kepri Resmikan MPP Karimun, Hadirkan 31 Tenant

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti MPP Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/26).

ADVETORIAL – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun melalui prapeluncuran (soft launching) yang berlangsung di kawasan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Jumat (29/5/2026). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan publik yang terintegrasi sekaligus mendukung daya saing daerah.

MPP Karimun merupakan mal pelayanan publik keempat yang beroperasi di Kepri setelah sebelumnya hadir di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan.

Pusat layanan terpadu ini menempati gedung bekas Karimun Exhibition and Convention Centre yang dialihfungsikan sebagai sarana pelayanan masyarakat. Sejak Februari 2026, pengelolaannya berada di bawah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karimun.

Sebanyak 31 tenant telah bergabung di dalam MPP tersebut. Tenant itu terdiri atas organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, hingga sektor perbankan yang memberikan berbagai layanan kepada masyarakat dalam satu lokasi.

Dalam sambutannya, Ansar menilai keberadaan puluhan tenant tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Hadiri Upacara HUT ke-80 TNI di Tanjungpinang

“Keberadaan 31 tenan dalam satu gedung ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah, instansi vertikal, dan sektor perbankan mampu menyatukan visi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Inilah bentuk kolaborasi yang harus terus kita perkuat,” ujar Ansar.

Menurutnya, MPP hadir untuk menjawab berbagai persoalan pelayanan yang selama ini dihadapi masyarakat. Jika sebelumnya warga harus mendatangi sejumlah kantor yang berbeda untuk mengurus administrasi maupun perizinan, kini seluruh layanan dapat diakses dalam satu gedung yang terintegrasi.

“Peran utama Mall Pelayanan Publik adalah menjadi pusat integrasi pelayanan yang sesungguhnya. Masyarakat tidak perlu lagi menghadapi birokrasi yang terfragmentasi. Semua layanan penting dapat diakses dalam satu tempat dengan proses yang lebih mudah, cepat, dan efisien,” katanya.

Ansar mengatakan perubahan paradigma pembangunan dan tata kelola pemerintahan saat ini menuntut aparatur untuk bekerja lebih cepat dan responsif dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  Ketua dan Waka DPRD Batam Ikuti Upacara Hari Otonomi Daerah

“Di era disrupsi modern saat ini, kita tidak lagi sekadar berada pada era di mana yang banyak memangsa yang sedikit. Kita telah masuk ke dalam paradigma baru yang jauh lebih kompetitif, yaitu yang cepat akan mengungguli yang lambat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kecepatan, ketepatan, dan efisiensi menjadi faktor utama dalam pemerintahan modern. Karena itu, birokrasi tidak boleh terjebak pada pola kerja yang lamban.

“Kita tidak boleh terjebak dalam pola pikir birokrasi lama yang lamban, karena menunda pelayanan berarti membiarkan daerah kita tertinggal dari akselerasi investasi dan pembangunan regional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ansar menyoroti tantangan pelayanan publik di Kepri yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan banyak daerah lain. Sebagai provinsi kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau dan berbatasan langsung dengan Singapura serta Malaysia, Kepri membutuhkan sistem pelayanan yang cepat, mudah dijangkau, dan memiliki standar yang kompetitif.

“Tantangan geografis kita menuntut pemerintah untuk terus berinovasi. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri bersama pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen memangkas jarak dan waktu birokrasi melalui berbagai inovasi pelayanan publik, salah satunya melalui Mall Pelayanan Publik,” kata Ansar.

Baca Juga :  Wabup Karimun Ajak Warga Sukseskan Program Wajib Belajar 13 Tahun

Di akhir sambutannya, Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pengoperasian MPP Kabupaten Karimun.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan komitmennya hingga Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karimun ini dapat hadir. Semoga keberadaan MPP ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Karimun dalam memperoleh pelayanan yang mudah, optimal, efektif, efisien, responsif, dan profesional,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, mantan Gubernur Kepri periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Ketua DPRD Kabupaten Karimun R Rafiza, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Djunaidy, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan pimpinan BUMN maupun BUMD.