Judi Togel Kembali Marak, MUI Kabupaten Pemalang: Prihatin, Instansi Terkait Harus Bertindak Tegas

Tampak depan kantor MUI Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Foto: AS/Durasi.co.id)

PEMALANG, DURASI.co.id – Kembali maraknya praktik perjudian khususnya toto gelap (togel) di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah saat ini menjadi perhatian bersama.

Hal itu disesalkan oleh sejumlah pihak termasuk dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Keagamaan di Kabupaten Pemalang salah satunya dari Muhammadiyah.

Bukan hanya dari Ormas, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun ikut prihatin dengan maraknya perjudian khususnya togel karena bertolak belakang dengan visi dan misi Bupati Pemalang yakni Kabupaten Pemalang yang Agamis.

“MUI juga prihatin dengan maraknya perjudian itu,” kata Ketua MUI Kabupaten Pemalang, Drs KH Saifullah Ahmad, saat dihubungi DURASI.co.id pada Rabu (15/11/2023).

Salah satu kios Togel yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan, Pemalang.

Guna memberantas perjudian khususnya togel, MUI meminta instansi terkait untuk bertindak tegas. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjauhi judi karena hukumnya haram.

Baca Juga :  Pejabat Demosi Jadi Plt RSUD, Praktisi Hukum: Kepala Daerah Tak Patuh

“MUI meningkatkan dakwahnya ke masyarakat melalui forum atau media, seperti khotbah Jumat dan sebagainya,” ucapnya.

Sebelumnya organisasi keagamaan Muhammadiyah mengatakan pelaku perjudian bukan hanya menyentuh di kalangan orang dewasa saja tetapi juga merambah ke kalangan pelajar.

“Ini yang membuat kita miris, anak-anak sekarang khususnya SLTA sudah mulai mengenal judi. Ini yang kita prihatinkan,” ujar Sapto Suhendro selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang.

“Perlu adanya sosialisasi yang intens, karena di beberapa tempat kunjungan pak Bupati, Kapolres, dan Kapolsek yang terjun sebagai pembina upacara di sekolah-sekolah, itu yang disinggung hanya narkoba, kenakalan remaja, dan tawuran. Tapi judi itu lepas dari pembinaan yang intens,” tambahnya. (AS)