PEMALANG, DURASI.co.id – Hadir mewakili Bupati Pemalang dalam Musrenbang RPJMD Kabupaten Pemalang tahun 2025–2029 di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (7/5/2025), Wakil Bupati Pemalang, Nur Kholes, berharap Musrenbang kali ini dapat menghasilkan kesepakatan antarpelaku pembangunan untuk RPJMD lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, Nur Kholes menyampaikan bahwa RPJMD yang telah disepakati oleh Gubernur Jawa Tengah menekankan pada kebijakan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“Kami harapkan pada RPJMD ini kita sama-sama membahas tentang lima tahun ke depan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pemalang,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa isu yang paling mendasar saat ini di Kabupaten Pemalang adalah terkait infrastruktur, dan tentunya dalam RPJMD ini akan diarahkan dan difokuskan pada hal tersebut.
Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Pemalang juga masih tergolong tinggi. Menurutnya, tingkat kemiskinan di Kabupaten Pemalang mencapai 14,92 persen atau sekitar 200 ribu jiwa.
“Pemerintah provinsi memberi target agar turun satu digit menjadi 13 persen,” ujar orang nomor dua di Kabupaten Pemalang tersebut.
Menanggapi target dari Pemprov, Nur Kholes meminta agar semua pemangku kepentingan fokus untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi satu digit, atau lebih dari satu persen penurunan.
Selain infrastruktur dan kemiskinan, pengangguran di Kabupaten Pemalang juga menjadi persoalan yang harus segera diatasi. Ia memaparkan bahwa tingkat pengangguran di Pemalang saat ini mencapai 6,3 persen.
Ia pun berharap agar angka pengangguran pada tahun 2026 dapat turun menjadi 6 persen. Banyaknya pabrik di Kabupaten Pemalang diharapkan mampu menyerap 50.000 tenaga kerja.
Namun demikian, menurutnya, persoalan mendasar justru terletak pada kualitas tenaga kerja. Kualifikasi dan keterampilan menjadi kekurangan utama dalam proses penerimaan calon tenaga kerja.
“Ini tentunya menjadi perhatian kita semua. Ke depan, kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan keterampilan harus diprioritaskan,” tandasnya.
Penulis: Prapto
Editor: Indra







