PEKANBARU, DURASI.co.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan tim ke Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), setelah seorang warga bernama Butet (27) diserang tiga ekor Harimau Sumatera pada Senin (20/10/2025).
Kepala BBKSDA Riau Supartono menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Ia memastikan, berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, lokasi kejadian merupakan bagian dari wilayah jelajah harimau yang termasuk dalam kantong Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.
“Lokasi kejadian di Sungai Balam, Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, berada di Zona Tradisional Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh,” ujar Supartono saat dihubungi, Kamis (23/10/2025).
Supartono menambahkan, tim BBKSDA Riau di lapangan telah berkoordinasi dengan Kepala Seksi Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh selaku pemangku kawasan. BBKSDA Riau juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan taman nasional.
“Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan wilayah sekitarnya merupakan habitat Harimau Sumatera. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di area tersebut,” ujarnya.
Supartono yang pernah menjabat Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo itu juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan tanda-tanda keberadaan satwa liar, terutama suara khas harimau.
“Dalam kasus ini, korban sempat mendengar suara harimau, tetapi diabaikan karena dianggap hal biasa. Padahal itu merupakan tanda peringatan,” terangnya.
Diketahui, korban Butet diserang seekor induk harimau bersama dua anaknya saat memanen damar untuk menambal perahu. Ia berhasil selamat setelah memukul salah satu anak harimau, yang membuat sang induk melepaskannya. Akibat serangan itu, Butet mengalami luka di pergelangan kaki kiri dan lutut kanan.
BBKSDA Riau masih melakukan deteksi dan identifikasi terhadap ketiga harimau tersebut. Hingga kini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai individu satwa yang termasuk dalam spesies langka dan dilindungi itu.
Penulis: Sukri
Editor: Indra








