JAKARTA, DURASI.co.id – Apical Group, dalam rangka mewujudkan komitmen dan meningkatkan kerja sama antara Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dengan PT Asianagro Agungjaya, melakukan serah terima mesin pencacah sampah organik di Hutan Kota Rawamalang, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin, 30 Desember 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemanfaatan serasah daun yang lebih efektif dan berkelanjutan di Hutan Kota wilayah Jakarta.
Serah terima mesin tersebut dilakukan oleh Haristian, mewakili Yudhi Damri, SSL-GA Head dari PT Asianagro Agungjaya Apical, dan diterima oleh Hasanudin, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Ketapang, selaku pengelola Hutan Kota Rawamalang. Acara ini juga disaksikan oleh Arie Fajar Septa, Sub Koordinator Bidang Kehutanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta; Agus Wiastomo Sugiantoro, Manager CSR Apical; dan Heriyana, Sekretaris KTH Ketapang.
Sugiantoro, Manager CSR Apical, menyampaikan bahwa pengadaan mesin pencacah sampah organik ini merupakan wujud komitmen nyata Apical sesuai dengan filosofi grup perusahaan yang bagian dari 5C (Good for Community) atau “Baik untuk Masyarakat.”

Ia mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Apical untuk mendukung fasilitas peralatan Hutan Kota, khususnya di wilayah Jakarta Utara.
“Program ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi serasah daun dalam siklus daur ulang serta mengajak masyarakat melalui kelompok tani hutan untuk berkontribusi positif terhadap dampak aktivitas perekonomian dan lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Secara alami, lantai hutan diselimuti lapisan daun kering yang gugur, yang berperan dalam siklus perputaran energi dan nutrisi tanah untuk menyuburkan ekosistem secara berkelanjutan, tambah Haristian.
Hasanudin, Ketua KTH Ketapang, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Apical atas penyerahan mesin pencacah daun sampah organik yang dapat mendukung kegiatan operasional di Hutan Kota Rawamalang, Jakarta Utara. Menurutnya, potensi serasah daun salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai media tanam dan tanah subur untuk menanam bibit tanaman.

“Dalam pembuatan kompos, serasah daun yang kaya nitrogen dapat dicampur dengan bahan lain, seperti kotoran hewan atau pupuk. Mesin pencacah daun ini akan mempercepat proses penguraian daun, sehingga ukuran yang lebih kecil akan mempercepat proses dekomposisi,” ungkapnya.
Arie Fajar Septa, Sub Koordinator Bidang Kehutanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pengadaan mesin pencacah daun sampah organik ini. Ia juga mengucapkan terima kasih atas komitmen PT Asianagro Agungjaya dalam mewujudkan kolaborasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. “Saya berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa depan.
Ia juga berharap masyarakat dapat lebih memahami bahwa potensi serasah daun tidak hanya berfungsi untuk lingkungan, tetapi juga dapat diolah menjadi kompos yang bernilai ekonomis.
“Oleh karena itu, kami sangat mendukung upaya dan kontribusi Apical Group dalam memfasilitasi peralatan mesin pencacah daun sampah organik yang bermanfaat, khususnya di Hutan Kota wilayah Jakarta,” ujarnya.
(Zefferi)








