Rumput Lapangan Sepak Bola Simongklang Widuri Rusak Parah Pascakarnaval

Kondisi Lapangan Sepak Bola Simongklang, Widuri rusak parah pascakarnaval. (Foto: Tangkapan layar video)

PEMALANG, DURASI.co.id – Event Karnaval SCTV dalam rangka memperkenalkan budaya, kuliner, serta kearifan lokal di kancah nasional yang berlangsung selama dua hari (17–18 Mei 2025), dan dimeriahkan oleh puluhan artis Ibu Kota, meninggalkan kerusakan di Lapangan Sepak Bola Simongklang, Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kerusakan parah terjadi pada rumput, serta di beberapa titik lainnya. Di antaranya, akses keluar-masuk juga rusak, dan sebagian permukaan lapangan ambles akibat aktivitas bongkar muat armada pengangkut perlengkapan panggung dan sistem suara dalam penyelenggaraan konser musik serta pentas seni budaya di lapangan tersebut. Kondisi ini memicu kritik dari warga maupun Aliansi Pantura Bersatu.

“Seharusnya tempat penyelenggaraan event yang menjadi serangkaian kegiatan Karnaval SCTV 2025 tersebut diadakan di lokasi lain yang tidak mengganggu dan berpotensi merusak fasilitas umum,” ujar Eky kepada Durasi.co.id, Senin (19/5/2025) malam, melalui pesan singkat.

Baca Juga :  Judi Togel Kembali Marak di Pemalang, Organisasi Keagamaan dan LBH Angkat Bicara

“Lapangan sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat Widuri, yang tadinya rumputnya sudah bagus dan telah menghabiskan anggaran untuk penanaman, kini dirusak lagi,” lanjutnya.

Menurut Eky, Pemerintah Kabupaten Pemalang seharusnya menyediakan lokasi khusus untuk penyelenggaraan event seperti konser musik, pasar rakyat, dan kegiatan sejenis lainnya.

Dalam hal ini, Ketua Aliansi Pantura Bersatu tersebut menilai tidak ada program yang jelas dari pemerintah setempat dalam tata kelola tempat penyelenggaraan event dan pemeliharaan fasilitas olahraga.

Terkait kondisi Lapangan Simongklang yang mengalami kerusakan cukup parah pascakarnaval SCTV, Eky menyampaikan bahwa kondisi terkini sangat memprihatinkan dan tergolong rusak berat. Ia berharap Pemkab maupun pihak terkait tidak lepas tangan begitu saja.

Baca Juga :  Penasehat IKMAL: Pemalang Perlu Perubahan Ekstrim Jika Ingin Maju

“Pemkab serta pihak terkait harus segera melakukan revitalisasi Lapangan Simongklang pascakarnaval SCTV. Jangan sampai perjuangan para pemuda dan Karang Taruna Widuri yang selama ini tekun merawat lapangan tersebut menjadi sia-sia begitu saja,” bebernya.

Lebih lanjut, Eky mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi mengenai kondisi Lapangan Simongklang dari beberapa warga serta tokoh pemuda setempat. Mereka berharap pihak yang bertanggung jawab atas pagelaran Karnaval SCTV segera mengembalikan kondisi lapangan seperti semula.

“Menurut info yang saya terima, kemarin pascakarnaval SCTV, justru para pemuda Widuri dan Karang Taruna yang membersihkan sampah serta bambu-bambu bekas banner dan spanduk,” ungkap Eky.

“Ini menunjukkan tidak adanya pertanggungjawaban dari pihak penyelenggara maupun Pemkab Pemalang,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Pertanyakan Kejelasan Dugaan Korupsi PKH dan BPNT ke Inspektorat Pemalang

Penulis: Alwi
Editor: Aliman