BUTENG, DURASI.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), semakin menggenjot berbagai terobosan dalam menangani isu-isu strategis kependudukan. Hal ini tercermin dari sejumlah program inovatif yang secara khusus dirancang untuk merespons tantangan mendesak di sektor kependudukan, Kamis (6/11/2025).
Kepala Disdukcapil Buteng, Tamrin Mau, menegaskan bahwa pendekatan lama sudah tidak lagi memadai.
“Kami tidak bisa hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Saat ini, setiap program dan kegiatan yang kami rancang harus benar-benar responsif dan mampu menjawab isu strategis yang menjadi prioritas. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan data kependudukan,” ujarnya.
Beberapa terobosan yang tengah digenjot antara lain:
1. Sapu Bersih Data Ganda
Melalui program Operasi Data Tunggal, petugas secara aktif melakukan verifikasi lapangan dan rekonsiliasi data untuk membersihkan basis data kependudukan dari duplikasi. Targetnya, penanganan data ganda dapat diselesaikan lebih cepat dengan pendekatan yang lebih agresif.
2. Layanan Akta Kelahiran Nol Hari
Untuk mengatasi rendahnya kepemilikan Akta Kelahiran, Disdukcapil Buteng memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit, puskesmas, dan bidan desa. Inisiatif “Bayi Lahir, Akta Langsung Ada” memungkinkan pencatatan kelahiran dan penerbitan akta dilakukan segera setelah proses persalinan.
3. Data Kependudukan untuk Perencanaan Pembangunan
Disdukcapil Buteng kini lebih proaktif menyediakan data kependudukan yang terpilah dan akurat bagi dinas/instansi lain. Data ini dioptimalkan untuk mendukung perencanaan yang tepat sasaran, baik di sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, maupun pembangunan infrastruktur.
4. Transformasi Digital Layanan
Inovasi layanan digital terus ditingkatkan untuk mempermudah akses masyarakat. Pemanfaatan aplikasi layanan dalam jaringan (daring) didorong untuk berbagai keperluan seperti perekaman data, pembaruan data, hingga pengajuan dokumen kependudukan.
Tamrin menambahkan bahwa langkah-langkah ini diambil berdasarkan evaluasi mendalam bersama jajaran struktural di Disdukcapil Buteng.
“Kami mendengar keluhan masyarakat. Dengan program yang lebih terfokus dan progresif ini, kami berharap hambatan dalam pelayanan dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Dengan menggenjot program-program yang langsung menyasar isu strategis kependudukan, Disdukcapil Buteng bertekad memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik serta mendukung efektivitas perencanaan pembangunan di Kabupaten Buton Tengah yang selaras dengan visi dan misi bupati. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam setiap program yang dijalankan. (Adv)
Penulis: Suadi
Editor: Indra







