Batam  

IIBN Gandeng PWI Batam, Tawarkan Beasiswa S-1 untuk Wartawan

Ketua PWI Batam Muhammad Khafi Anshary bersama Rektor IIBN Jontro Simanjuntak berfoto bersama usai pertemuan di Kampus IIBN, Jumat (26/6/26). Foto: Dok PWI

BATAM, DURASI.co.id – Di tengah derasnya arus informasi yang menuntut kecepatan sekaligus ketepatan, kualitas seorang wartawan tak lagi cukup ditempa hanya oleh pengalaman di lapangan. Wartawan juga membutuhkan ruang belajar yang terus menyala agar pena yang digenggam tidak sekadar mencatat peristiwa, tetapi mampu menerangi nalar publik.

Semangat itulah yang dibawa Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional Batam (IIBN) ketika membuka pintu kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam. Bagi IIBN, perguruan tinggi bukan sekadar tempat mengajar di balik dinding kelas, melainkan rumah ilmu yang memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membangun kualitas sumber daya manusia, termasuk para wartawan yang setiap hari menjadi saksi sekaligus penyampai denyut kehidupan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan beasiswa bagi wartawan anggota PWI yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata-1 (S-1). Program ini memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen dari biaya normal. Bahkan, dua wartawan akan memperoleh beasiswa penuh hingga menyelesaikan pendidikan.

Baca Juga :  Warga Panik, Asap Tebal Membumbung dari Kebakaran Lahan di Batu Aji

Rektor IIBN, Jontro Simanjuntak, menyampaikan komitmen tersebut saat menerima kunjungan Ketua PWI Kota Batam, Muhammad Khafi Anshary, bersama Sekretaris SIWO PWI Pusat, Deni Risman, dan Wakil Ketua Hubungan Antarlembaga PWI Batam, Nikson Simanjuntak, Jumat (26/6/2026).

“Bagi Anda, wartawan yang merupakan anggota PWI, kami menyediakan beasiswa untuk meraih gelar sarjana,” ujar Jontro.

Bagi IIBN, peningkatan kualitas wartawan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Semakin baik kapasitas insan pers, semakin besar pula kontribusinya dalam menghadirkan informasi yang cerdas, berimbang, dan mencerahkan kehidupan publik.

Karena itu, kerja sama yang ditawarkan tidak berhenti pada pemberian beasiswa. IIBN juga mengajak PWI Batam membangun berbagai program kolaboratif, khususnya dalam pengembangan mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, menghadirkan narasumber pada kegiatan pendidikan di sekolah maupun di masyarakat hingga wilayah kepulauan, serta menyediakan fasilitas kampus untuk mendukung berbagai agenda organisasi kewartawanan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Kepri Serahkan Santunan Korban Meninggal Dunia di Simpang Kepri Mall

Inilah wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pendidikan diwujudkan melalui akses belajar yang lebih luas, penelitian dapat berkembang bersama dunia praktik jurnalistik, sedangkan pengabdian kepada masyarakat diwujudkan melalui peningkatan kompetensi insan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Jontro juga mengungkapkan bahwa IIBN terus bertumbuh sejak berdiri pada Desember 2021.

Dalam waktu dekat, kampus tersebut akan bertransformasi menjadi Universiti Indobaru Nusantara dengan membuka sepuluh program studi baru. Tahun ini, IIBN telah memiliki alumni pertama, sementara wisuda perdana dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.

Dalam pertemuan tersebut, Jontro didampingi Wakil Rektor Denok Wulandari, serta Kepala Marketing Heryenzus.

Ketua PWI Kota Batam, Muhammad Khafi Anshary, menyambut positif ajakan kolaborasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan merupakan investasi penting bagi masa depan dunia jurnalistik di Batam.

Baca Juga :  BP Batam: Pembangunan IPA Duriangkang 5 dan Tembesi Masuk Fase Penyelesaian

“Kami sangat bangga atas ajakan kerja sama ini. Semoga ke depan hubungan antara IIBN dan PWI Batam dapat terjalin dengan baik serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Kerja sama ini menjadi lebih dari sekadar penandatanganan niat baik. Kerja sama ini merupakan ikhtiar untuk mempertemukan dunia akademik dan dunia jurnalistik dalam satu cita-cita, yakni menghadirkan insan pers yang terus belajar, berpikir kritis, dan semakin berkualitas sehingga ilmu yang tumbuh di kampus dapat bergaung hingga ke ruang redaksi, lalu mengalir menjadi informasi yang mencerdaskan masyarakat. [PWI]