PEMALANG, DURASI.co.id – Kaloka Award 2026 yang diselenggarakan di Gedung PGRI Pemalang, Sabtu (7/2/2026), menjadi bentuk komitmen Pemerintah Daerah Pemalang dalam melestarikan budaya lokal, khususnya tari Pemalang.
Kaloka Award juga merupakan bentuk apresiasi bagi generasi muda yang aktif di bidang seni tari sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Joko Susanto, menyampaikan dukungannya terhadap peran Sanggar Tari Kaloka yang telah berupaya melestarikan kebudayaan Pemalang.
Ia juga menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan Kaloka Award 2026 merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan seni dan budaya.
“Kehadiran saya mewakili Bupati Pemalang yang pada waktu bersamaan memiliki agenda lain. Pemerintah daerah sangat mendukung pelaksanaan Kaloka Award 2026,” ujarnya.
Menurutnya, Sanggar Tari Kaloka telah memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian seni tari khas Pemalang.
Hal tersebut tercermin dari beragam penampilan yang disuguhkan oleh para peserta didik sanggar.
“Tadi banyak sekali penampilan yang ditunjukkan oleh anak-anak Sanggar Tari Kaloka. Hal ini menunjukkan potensi besar generasi muda dalam pelestarian budaya tari Pemalang,” lanjutnya.
Perkembangan Sanggar Tari Kaloka yang tidak hanya menampilkan tari tradisional, tetapi juga mengembangkan tari modern (dance), dinilai sebagai bentuk adaptasi seni budaya terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai tradisi.
“Kaloka sekarang juga mengembangkan tari modern. Harapannya, Sanggar Tari Kaloka ke depan semakin sukses serta konsisten menampilkan seni budaya yang menjadi bagian dari tradisi dan kekayaan kebudayaan Pemalang,” tuturnya.
Melalui Kaloka Award 2026, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku seni, dan masyarakat diharapkan terus terbangun guna menjaga eksistensi budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis kebudayaan. [Prapto]









