Penjualan Tiket MotoGP Mandalika Masih Minim, Ini Penjelasannya

  • Bagikan
Sirkuit Mandalika. (Instagram/@zulkieflimansyah)

JAKARTA, DURASI.co.id – Penjualan tiket MotoGP mengalami kendala, salah satunya mengenai akomodasi.

Dilansir dari Kompas.TV, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta menjelaskan banyak wisatawan yang masih ragu membeli tiket lantaran khawatir tidak mendapat akomodasi.

Febry menjelaskan seluruh akomodasi yang tersebar di Lombok, saat ini hanya 75 persen yang beroperasi karena dampak pandemi. Dari jumlah tersebut, setengahnya sudah terpesan dan menyisakan 7.200 kamar yang masih tersedia.

Untuk menyiasati akomodasi bagi wisatawan, pemerintah bakal memaksimalkan homestay atau sarana hunian pariwisata (sarhunta) agar masyarakat dapat mengakses akomodasi yang terjangkau.

Selain itu, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Gubernur NTB Nomor 9 Tahun 2022 yang mengatur tarif akomodasi selama event internasional.

Baca Juga :  Mulai 1 September 2021, Kereta Bandara Soetta dan Kualanamu Medan Kembali Beroperasi

“Untuk memaksimalkan pemanfaatan homestay atau sarhunta, KSP juga mendorong agar homestay yang ditawarkan dapat di akses melalui channel online ITDC,” ujar Febry melalui pesan tertulisnya, Kamis (3/3/3022) dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut KSP mendorong pemerintah daerah dan ITDC untuk terus mengajak masyarakat menonton MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Terlebih, dalam proses pembangunan sarana dan prasarana MotoGP, Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah melibatkan masyarakat.

“Jadi perlu juga terobosan melibatkan masyarakat menyukseskan penyelenggarannya,” ujarnya.

Adapun pemerintah mencatat tiket MotoGP Mandalika yang sudah terjual hingga 20 Februari 2022 lalu baru mencapai 21.530 tiket, masih jauh dari target sebanyak 60 ribu tiket.

Baca Juga :  Kejagung Periksa 5 Saksi Korupsi Waskita Beton

Libatkan ASN

Pemprov NTB bakal mewajibkan aparatur sipi negara (ASN) untuk membeli tiket ajang balap motor internasional, MotoGP 2022 Mandalika.

Hal ini untuk meningkatkan penjulanan tiket. Diketahui per 20 Februari 2022, penjualan tiket MotoGP Mandalika baru sekitar 21 ribu tiket.

Sekda Pemprov NTB Lalu Gita Aria menjelaskan Pemprov NTB akan menggenjot penjualan hingga 35 ribu tiket.

Gita menyatakan sebanyak 35 ribu potong tiket ini akan didistribusikan ke 10 klaster di Pemprov NTB. 

Rinciannya untuk ASN akan dialokasikan 4 ribu tiket. Untuk Bupati dan Wali Kota se-NTB sebanyak 16 ribu tiket.

Kemudian, klaster Kapolda, Kapolres, NTB 2 ribu tiket. Danrem, Danlanal, Danlanud NTB 2 ribu tiket. Instansi vertikal daerah 2 ribu tiket.

Baca Juga :  Presiden Lantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

Selanjutnya klaster BUMN dan Perbankan 2.500 tiket, asosiasi Provesi 2.000 tiket, guru dan pelajar 2.500 tiket. Ustaz dan santri 500 tiket. 

“Masyarakat umum PITI-PSMII 1.500 tiket. Jumlah tiket 35 ribu tiket,” ujar Gita, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (3/3/2022).

Menurut Gita, animo masyarakat terutama masyarakat NTB untuk menyaksikan perhelatan MotoGP cukup tinggi, namun sejumlah faktor turut mempengaruhi penjualan tiket. 

Di antaranya, terkait kebijakan protokol kesehatan, sehingga masyarakat harus menyiapkan biaya ekstra untuk tes antigen.

Dengan melibatkan ASN dalam penjualan tiket, diharakan target penjualan bisa meningkat hingga 60 ribu.

Editor: RI | Sumber: Kompas.TV

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang